Selasa, 20 Desember 2011

m.u.k.m.i.n. s.h.o.l.e.h.

syair cint♥ anisya

m.u.k.m.i.n. s.h.o.l.e.h. 
by : al mukaram buya dive rahimakallah
jakarta, 1 september 2011



 














bismillaahir rohmaanir rohiim
assalamu'alaykum warohmatullaahi wabarokaatuh

 
sahabat kami yang dimuliakan oleh allah ta'ala...

hendaknya kesalahan apapun yang terjadi, bukanlah untuk di caci maki, bukan juga untuk di contoh !
tetapi nasehatilah dengan cara yang baik dan benar,
atau kerjakan dan berikan contoh sebagaimana mestinya.

sesungguhnya benci hingga mencaci maki itu merupakan penyakit hati yang mengakibatkan sangat banyak kerugian, di antaranya sebagai berikut :)

01. radang tenggorokan karena kebanyakan teriak-teriak, atau jangan-jangan ia frustasi lantaran tidak kesampaian jadi 'kernek' bis kota...!? :P

02. syaraf di otak menjadi tegang, bahkan bisa jadi putus. Nah kalau sampai putus, tali senar gitar aja bisa 'fals'...!? :)

03 lambung dan pencernaan terganggu akibat stress, sehingga jangan-jangan ia merupakan seseorang yang bau mulutnya amat tidak sedap @#&Zzz@- :D

04. pemicu penyakit jantung--kanker paru-paru--atau bisa jadi impotensi, meski pola hidupnya 'tampak' sehat... @_@

05 orang paling normal sampai orang paling gila, bisa jadi malas berteman dengannya lantaran omongannya cenderung emosional dan gak asyik... *__*

06. pekerjaannya sendiri sering terlantar dan cenderung gak pernah tuntas, karena ia sibuk mempermasalahkan pekerjaan orang lain... Zzzz@_@zzzZ

07 tidak nafsu makan atau malah sebaliknya makan melulu (yang lagi-lagi) pemicunya adalah stress lantaran memaksakan kehendak yang bukan kapasitasnya... (wadoeh.com)

08. phobia dan sulit untuk menerima kebenaran orang lain, atau tidak punya kemampuan untuk memaklumi sesuatu yang diluar kesanggupan... @_@

09. air muka menjadi kecut dan masam, atau jangan-jangan keteknya juga bau asem lantaran peredaran darahnya nggak normal... (bb.com) ^^

10. sungguh masih banyak lagi kerugian lainnya jika ingin di gelar satu persatu.. ^__^

maka sahabat...

daripada kita memelihara kwek--kwek--wak--wak--auooo (tarzan) dengan risiko terkena penyakit dengan jumlah 'sejembreng' wa na'udzubillaah seperti itu... :)) bukankah akan lebih baik apabila kita memperbanyak istighfar--iqro--hingga mengamalkannya semata karena hendak menjemput ridha allah. Bagaimana, setujukah sahabat...!? ^^

wallahua'lam bish-showab

allah subhanahu wa ta'ala berfirman, "dan jika Kami perlihatkan kepadamu sebahagian (siksa) yang Kami ancamkan kepada mereka atau Kami wafatkan kamu (hal itu tidak penting bagimu) karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja, sedang kami-lah yang menghisab amalan mereka." (ar-ra'd 40),

"wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? amat besar kebencian di sisi allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan." (ash-shaff 2-3).

shadaqallaahul'adziim...

 










barakallaahu fiekum
wassalamu'alaykum wr.wb.
ud@dive~ dradio-man

giat bekerja bersama kejujuran

syair cint♥ anisya

giat bekerja bersama kejujuran
by : ud@dive~ dradio-man
jakarta, 16 mei 2011


 



 











bismillaahirrohmaanirrphim
assalamu’alaykum warahmatullaahi wabarakaatuh


sahabat kami yang di rahmati oleh allah subhanahu wa ta’ala…

allah subhanahu wa ta’ala berfirman :

“katakanlah: "bekerjalah kamu, maka allah dan rasul-nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” (at-tawbah {9}:105).

islam mengajarkan kepada pemeluknya untuk giat bekerja, dan menjadi mandiri. di harapkan dengan usahanya tersebut, seorang muslim akan bermanfaat bagi masyarakat, b.u.k.a.n. m.e.n.j.a.d.i. b.e.b.a.n.

dalam hadits muttafaq ‘alaih disebutkan hadits dari abu hurairah, bahwa rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“jika salah seorang di antara kalian mau mencari seikat kayu bakar lalu dibawa di atas punggungnya (untuk dijual), maka itu lebih baik baginya daripada meminta-minta kepada orang lain, entah yang diminta itu mau memberi atau tidak.”

al-bukhari meriwayatkan dari al-miqdam bin ma’dikarib, bahwa rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“tidaklah seseorang itu menyantap makanan yang lebih baik daripada makan hasil kerja sendiri! Dan sesungguhnya, nabi dawud makan dari hasil kerja tangannya sendiri.” (bukhari).

wahai Sahabatku…

ada satu hal penting yang sungguh dapat menopang keberhasilan prinsip m.a.n.d.i.r.i. dan g.i.a.t. b.e.k.re.r.j.a. ini, yaitu j.u.j.u.r. dan k.e.j.u.j.u.r.a.n.

sebab kejujuran merupakan cerminan dari kemuliaan akhlak seseorang. di antara bukti kejujuran itu adalah jika setiap ucapan dan amal yang dikerjakan, hanyalah karena allah dengan meninggalkan sikap pamer dan ingin mendapatkan balasan dari sesama makhluk.

kejujuran seperti itulah yang membuat seseorang berlaku k.o.n.s.i.s.t.e.n. dalam perbuatannya, baik saat di depan orang lain maupun saat sendirian.

rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “kalian harus bersikap jujur, karena kejujuran itu membawa kepada kebajikan, dan kebajikan itu membawa kepada surga. eeseorang masih terus bersikap jujur dan melatih kejujuran sehingga dia di tulis disisi allah sebagai shiddiq. jauhilah kebohongan, karena kebohongan itu membawa kepada tindakan dosa, sedangkan dosa itu membawa kepada neraka. seorang hamba masih saja berbuat kebohongan dan terbiasa melakukan kebohongan, sehingga dia di tulis disisi allah sebagai pembohong.” (bukhari & muslim).

dengan mengamalkan 3 Prinsip tersebut, maka kesuksesan dalam bekerja dan berkarier insyaAllah dapat diraih bersama keberkahan dari allah subhanahu wa ta’ala. amin ya robbal’alamin…



 








barakallahu fiikum,
wassalamu’alaykum warohmatullaahi wabarokaatuh
ud@dive~ dradio-man

sebagian p.r.a.s.a.n.g.k.a. adalah d.o.s.a.

syair cint♥ anisya


sebagian p.r.a.s.a.n.g.k.a. adalah d.o.s.a.
by : ud@dive~ dradio-man
Jakarta, 3 September 2011







bismillaahir rohmaanir rohiim
assalamu'alaykum warohmatullaahi wabarokaatuh


Sahabat kami yang dirahmati oleh allah subhanahu wa ta'ala...

rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, yang artinya :

“jauhilah prasangka, karena prasangka adalah sebohong-bohongnya perkataan. janganlah engkau mencaritahu perkataan orang lain (tajassus), dan janganlah engkau saling menggunjing. jadilah hamba allah yang saling bersaudara.” (bukhari, muslim, abu dawud, at-tirmidzi, dan malik).

oleh karena itu berhati-hatilah, jagalah dirimu agar tidak masuk dalam kubangan kebinasaan. janganlah engkau sok merasa tahu perkara yang tidak ada sangkut pautnya dengan dirimu, saringlah berita-berita yang keluar dari mulut orang fasik. janganlah bersandar kepada khabar burung yang belum tentu kebenarannya, dalam pembenaran terhadap yang haqq dan menyalahkan yang bathil.

berpeganglah pada adab ketika melaksanakan hubungan vertikal dengan allah ta’ala, dalam perkataan dan perbuatan, dan berpeganglah pada adab ketika berhubungan horizontal dengan sesama manusia, dalam menjaga kehormatan dan hak-haknya.

begitu juga jangan jadikan prasangka sebagai pondasi dalam tuduhan ini atau pembebasan itu. sebab mayoritas prasangka adalah dosa, dan merupakan sebohong-bohongnya perkataan. sedangkan maksud perkataan di sini adalah perkataan jiwa yang selalu mendorong untuk berbuat kejelekan.

allah subhanahu wa ta’ala berfirman, yang artinya :

“hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa…” (al-hujurat : 12).

wahai orang yang beriman kepada kitab yang diturunkan kepada kekasihmu (muhammad saw), di dalamnya rabb-mu menyeru kamu untuk menggapai keutamaan, serta melarangmu bertindak buruk.

janganlah engkau membiarkan dirimu terperosok dalam jurang kebinasaan, dengan berprasangka buruk kepada saudaramu yang beriman. dirimu menyimpan keraguan, ketidakjelasan, prasangka buruk, mengapa? padahal, “sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa.”

apabila setiap jiwa bersih dari penyakit ini, insyaallah akan terbentuk sebuah komunitas yang harmonis, jauh dari segala bentuk perseteruan, dan prasangka buruk yang tidak berdasar.

wallahua’lam bish-showab.






barakallaahu fiekum
wassalamu'alaykum wr.wb.
ud@dive~ dradio-man




ketika vanya meminta cinta ~

syair cint♥ anisya

ketika vanya meminta cinta ~
karya : my beloved buya
jakarta, 7 oktober 2011

 




bismillaahirrohmaanirrohiim
assalamu’alaykum warohmatullaahi wabarokaatuh

sahabatku yang dirahmati oleh allah ta’ala...

tatkala buya di minta bikin syair
seketika itu juga mulut ini bergumam.
“waduh !” sekaligus tertawa kecil.
bukan apa-apa...
syair yang di minta itu tentang c.i.n.t.a. sih
sehingga “waduh” yang kedua
jadi semakin terdengar, ha..ha..ha...

ya sudah,
sekarang kamu simak syair buya ini ya sayang... :)

pada suatu hari...
ah gak enak!
emangnya lagi cerita “si kancil”...
hm, ternyata gak mudah yaa bikin syair cinta itu :P

(lagi-lagi) waduh!
vanya ngerjain buya (kalau kayak gini)
iya, sama aja kamu suruh buya
telan biji buah kedondong yaa !? ^^

hey, wait a seconds...

cinta sejati karena Allah itu
rasanya bukan seperti menelan
makanan yang telah basi
pahitnya puyer dan empedu
meminum air laut
atau menelan biji buah kedondong :)

ia juga bukan luka yang menganga
bukan hujan dan badai setiap hari
bukan horrornya lolongan srigala malam
bukan pula hidup tanpa oksigen.

sungguh “sub conscious mind” mereka
telah rusak dan dikuasai syaithon
jika semua yang tidak itu
mereka iyakan, bahkan di imani!?

maka sedih dan duka
panik dan gelisah
hingga benci dan dendam
akan menjadi darah dalam tubuh mereka.

padahal Allah subhanahu wa ta’ala
telah mengklaim sifat diri-nya
dzat yang rahman dan rahiim
mahapengasih lagi mahapenyayang, sang mahac.i.n.t.a.

lantas untuk apa menuduh cinta
dikatakan sebagai biang keladi!?
sedangkan permasalahan sebenarnya
ada dalam hati dan pikiran mereka sendiri.

mereka “over acting” ketika jatuh cinta
berubah jadi caci maki dan kebun binatang
sewaktu cinta harus kandas di tengah jalan
lalu bermusuhan, seolah tak pernah saling kenal.

mereka pun lantas berghibah
menceritakan keburukan pasangannya
kepada orang lain di sekeliling
atau sekadar meluapkan emosi dan benci!?

astaghfirullaah...

apakah mereka telah lupa...?
kepada sabda rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
yang menasehati kita tentang cinta dan benci
dengan kalimatnya yang terang lagi mudah di cerna.

“cintailah sesuatu itu sedang-sedang saja
bisa jadi engkau membencinya suatu waktu.
bencilah sedang-sedang saja sesuatu yang tidak engkau ketahui
bisa jadi esok hari, engkau malah mencintainya.”

sesungguhnya inilah yang dimaksud
cinta dan benci karena allah.
sesuatu yang biasa-biasa saja untuk urusan dunia
namun harus luar biasa terhadap perkara akhirat.

maka berbahagialah orang-orang yang saling mencinta
dikarenakan hendak menjemput ridha allah.
tiada benci, tiada pula dendam
cinta mereka dipenuhi dengan toleransi
saling memberi dan memaafkan

perihal indah seperti itulah yang buya saksikan
dari diri seorang perempuan luar biasa
dambaan lelaki pecinta sejati sebenarnya
yang merindukan adanya seorang “anisya”
dari ia yang dipanggil vanya...

Subhanallaah....


wassalamu’alaykum wr.wb.
ud@dive~ dradio-man











bermula dari sini : just a short information

subhanallah, alhamdulillah, allahuakbar... sungguh indah sekali buyaku sayang ♥♥♥♥ 4 kali vanya ulang membacanya, hingga akhirnya meneteskan air mata bahagia ^^, mendapati ungkapan syair cinta yang benar2 romantis, serta merupakan jati diri dari buya yang vanya ketahui selama ini.

sungguh darinya pula, isya temukan kedalaman ilmu, ketangkasan dalam komunikasi, serta santunnya tutur kata yang tercurahkan lewat syair indah karya buya ini. masyaallah, sungguh isya t.s.f.i.l.w.y. terima kasih buyaku sayang... ~_~

and this is very special for you buya, with ♥♥♥♥