Tampilkan postingan dengan label syair sukses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label syair sukses. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Desember 2011

syarat belajar di indonesian broadcaster

syair cint♥ anisya

5 p.i.l.a.r. rahasia sukses
(adlibs 4 professional self management)
by : anisya dinov♥
jakarta, 6 desember 2011

 

bismillahir rahmanir rahiim

sahabatku sayang...

sungguh banyak orang yang mengaku 'profesional'
di samping banyak juga yang menjadikan kata itu
hanya sebagai perlambang atau 'pakaian gengsi'
dimana pemiliknya merasa bangga menyandangnya.

padahal maksud dari profesional itu adalah sosok ahli
yang benar terampil dalam bidangnya masing-masing
sehingga ia sanggup melakukan inovasi & kreatifitas
secara berkesinambungan dari waktu ke waktu.

apakah orang yang lalai & malas dikatakan profesional !?
mungkinkah profesional ini orang yang mudah putus asa !?
atau orang yang miskin ide & plagiat adalah profesional !?
sedangkan prestasi itu merupakan optimalisasi perjuangan !

untuk itu izinkanlah vanya menyampaikan 'revisibilitas'
terhadap 'debilitas' yang semoga saja tidak terus berlanjut
lantaran terbiasa membudayakan 'acting' ketimbang 'action'
sehingga kata 'profesional' itu hanya sebutan belaka !?

bersama ilmu 'radio broadcasting & public speaking'
yang kami dapati dari al mukarom buya dive rahimakallah,
terdapat metodologi yang dijadikan syarat utama
sebelum kami mempelajari ilmu pilihan tersebut.

sungguh bersama ideasi itu akhirnya kami menyadari
bahwa ia sebenarnya juga merupakan keharusan
bagi setiap profesi yang terbentuk di dunia ini
terutama jika pelakunya menghendaki ridha allah ta'ala !

untuk itu pahami--laksanakan--serta amalkanlah rahasia ini
semoga ia memberhasilkan kita menjadi profesional mukmin.
adapun syarat (mutlak) sebelum pembelajaran kami lakukan
membenahi diri dengan mengokohkan 5 pilar utama, yakni;

(1). mentalitas (keimanan) yang teruji,
(2). kecintaan (lillahi ta'ala),
(3). bersemangat (totalitas),
(4). iqra (pembelajaran), dan
(5). sharing (sedekah atau berbagi).

subhanallah, sungguh keberadaan 5 (lima) pilar tersebut
insyaallah seiring & sejalan dengan ketentuan syariat islam
yang kemudian atas izin allah memberhasilkan pemiliknya
dalam mengelola profesionalisme & menjemput ridha allah.

apabila m.e.n.t.a.l.i.t.a.s. (keimanan) diri senantiasa teruji
dimana ia sami'na wa atha'na kepada allah dan rasul-nya,
sedangkan ia pun telah memilih profesi yang 'thayyib'
serta d.i.c.i.n.t.a.i. karena allah subhanahu wa ta'ala.

bukankah jika kamu mengerjakan sesuatu yang dicintai,
kendati ia mungkin akan merugikan materi, tenaga & waktumu
tetapi kamu akan tetap melakoninya dengan kesungguhan !?
sebab kamu mencintanya & tidak merasakan adanya beban !

selanjutnya saksikanlah dari apa yang telah kita korbankan
bersama prinsip jujur--gigih--istiqamah--serta sabar
menghasilkan reward pahala atau sekadar finansial dunia.
masyaallah, insyaallah t.o.t.a.l.i.t.a.s. merupakan keniscayaan.

"dan katakanlah; 'bekerjalah kamu,
maka allah & rasul-nya serta kaum mukmin
akan melihat pekerjaanmu itu,
dan kamu akan dikembalikan kepada allah
yang mengetahui akan perihal ghaib & nyata
lalu diberitakan-nya kepada kamu
apa yang telah kamu kerjakan
'." (at taubah 105).

seorang profesional menjadi 'katak dalam tempurung',
jika ia puas dengan prestasi yang diraihnya kemarin.
padahal persaingan sudah pasti tidak akan mati
hingga kiamat tiba mengakhiri umur dunia.

perihal apakah yang telah menghalangi seseorang
sehingga ia merasa enggan menambah kualitas diri
sedangkan ia mengaku sebagai seorang profesional
semestinya melakukan prinsip i.q.r.a. dengan istiqamah !?

begitu juga dengan prinsip b.e.r.b.a.g.i. atau sadaqah,
sungguh keberkahan ilmu, harta, maupun prestasi
insyaallah menjadi wujud nyata jika kita bersegera
menyedekahkannya kepada siapa pun yang membutuhkan.

bukankah allah telah berjanji akan menambah nikmat
kepada setiap hamba-nya yang senantiasa bersyukur
di samping keberadaan amal jariah & ilmu yang manfaat
merupakan tabungan pahala yang akan berlangsung abadi !?

sungguh rasul allah yang mulia telah mengajarkan umatnya
untuk senantiasa kreatif, inovatif, serta manfaat bagi orang lain,
di sampaing beliau shallallahu 'alaihi wa sallam juga memerintahkan
agar kita menuntaskan pekerjaan sebelum yang berikutnya.

itulah sebabnya mengapa buya dive memberikan 5 pilar tersebut
yang hendaknya kami sanggupi & tuntaskan terlebih dahulu
sebelum memasuki perkara lain yang lebih mudah daripada itu.
sebab bangunan tanpa pondasi, pasti ia akan runtuh !!!

wallahua'lam bis shawab...

 

 

barakallah fikum
wassalamualaikum w.w.
anisya dinov♥

n.o.t.e. :

adlibs ini vanya dedikasikan teruntuk
al mukaram buya dive rahimakallah
dimana beliau berpesan kepada kami
agar mengamalkan & membagikannya...

Senin, 26 Desember 2011

dien itu mudah !?

syair cint♥ anisya

dien itu mudah !?
by : anisya dinov♥
lovely room, 13 desember 2011




bismillahir rahmanir rahiim

sahabatku sayang...

pernahkah kamu membaca hadits rasulullah
yang dalam narasinya di sebutkan;


"sesungguhnya dien itu mudah.
tidaklah seseorang memperberat dien
kecuali dien akan menguasai dirinya.
berlaku luruslah kamu, bersahaja & bergembiralah.
mintalah pertolongan kepada allah ta'ala
pada waktu pagi, petang & sedikit waktu malam
."

 

subhanallah, sungguh toleransi islam begitu besar
mudahnya dien & sayangnya rasulullah kepada kita
begitu pun mahapengasih allah pada makhluk-nya.

betapa tidak, kalimat pertama dari beliau adalah;
"sesungguhnya dien itu mudah !"
sungguh ini selaras dengan pernyataan al qur'an,
"allah menghendaki kemudahan bagimu
dan tidak menghendaki kesukaran bagimu." (2:185).
sedangkan pada ayat selanjutnya disebutkan;
"allah tidak membebani suatu diri,
kecuali dengan apa yang ia mampu." (2:286).
begitu juga pada surah al hajj 78 allah berfirman;
"dan dia tidak menjadikan kesukaran bagimu dalam dien."

kemudian rasulullah melanjutkan perkataannya;
"tidaklah seseorang memperberat dien,
kecuali dien akan menguasai dirinya."
barangsiapa yang mempersulit dien bagi dirinya
maka dien akan mempersulit dirinya.
sebab ia sendiri yang telah membebani dirinya
semisal dengan ibadah yang terlalu banyak !?

perkataan itu mengingatkan kita pada hadits lainnya;
"sesungguhnya dien itu kuat,
maka berjalanlah di dalamnya dengan tenang."
maksudnya, janganlah kamu mempersulit dirimu
sehingga allah akan mempersulit dirimu.

dari hadits tadi rasulullah melanjutkan sabdanya;
"berlaku lurus & bersahajalah kamu..."
artinya, beramallah kamu dengan bersahaja
yaitu t.i.d.a.k. meremehkan & berlebih-lebihan.
t.i.d.a.k. mengabaikan kewajiban & membebani diri,
dengan sesuatu yang diluar kemampuan.

sesungguhnya jalan tengah & bersahaja itu
lebih utama dari jalan lain yang memberatkan.
barangsiapa yang melalui jalan tersebut
insyaallah ia akan sampai ke tempat tujuan.
adapun sikap pertengahan dalam sunnah itu
lebih bagus dibandingkan ber-'ijtihad'.
sebaik-baik petunjuk adalah dari muhammad saw.
barangsiapa yang menempuh jalan beliau
maka ia lebih dekat kepada allah ta'ala.

keutamaan bukan dilihat dari amal 'badaniyyah',
melainkan dari sisi keikhlasan kita kepada allah
dalam melakukan perbuatan sesuai petunjuk sunnah
juga berdasarkan banyaknya pengetahuan & amalan hati.

barangsiapa yang lebih mengenal allah ta'ala
insyaallah ia akan memahami dien, hukum & syariat-nya
serta l.e.b.i.h. takut--cinta--dan berharap ridha allah.
prinsip ini lebih utama dibandingkan yang tidak demikian,
meskipun amalan 'badaniyyah'nya lebih banyak.

adapun narasi akhir dari hadits itu menyebutkan;
"mintalah pertolongan kepada allah ta'ala
pada waktu pagi, petang & sedikit waktu malam."
maksudnya adalah senantiasa taat & mendekatkan diri
kepada allah pada waktu-waktu tersebut
yakni 3 waktu untuk ber-'tawajjuh' kepada-nya.

al qur'an al karim juga mengisyaratkan 3 waktu ini;
"sebutlah nama rabb-mu di waktu pagi & petang." (76:25)
"pada sebagian malam sujud & bertasbihlah kepada-nya
pada bagian yang panjang di malam hari." (76:26).

demikianlah sahabat, hadits nabi telah menyeru kita
untuk bersikap wajar & bersahaja (tak berlebih-lebihan)
dalam melaksanakan berbagai macam ibadah,
sehingga kita tidak bosan & memutuskan amal ibadahnya.

namun sebaliknya prinsip ini jangan diartikan keliru,
sehingga kita menyepelekan kewajiban amal ibadah,
tidak juga ibadah berlebih-lebihan dalam satu waktu,
lantas meninggalkannya pada waktu yang lain.

sesungguhnya amal yang paling disukai oleh allah
adalah amal yang dikerjakan secara terus menerus,
meski pun (mungkin) hanya sedikit ! (namun istiqamah)
inilah salah satu petunjuk c.i.n.t.a. rasulullah kepada kita.

wallahua'lam bis shawab.



barakallah fikum
wassalamualaikum w.w.
anisya dinov♥

n.o.t.e. :

subhanallah, syair ini insyaallah berdasarkan pemahaman
yang vanya dapati melalui nasihat guru kami rahimakallah
pada suatu pertemuan membahagiakan tadi malam.
semoga barakah & terdapat manfaat darinya, allahumma amiin.

Selasa, 06 Desember 2011

5 p.i.l.a.r. rahasia sukses

syair cint♥ anisya

 5 p.i.l.a.r. rahasia sukses
(adlibs 4 professional self management)
by : anisya dinov♥
jakarta, 6 desember 2011



bismillahir rahmanir rahiim

sahabatku sayang...

sungguh banyak orang yang mengaku 'profesional'
di samping banyak juga yang menjadikan kata itu
hanya sebagai perlambang atau 'pakaian gengsi'
dimana pemiliknya merasa bangga menyandangnya.

padahal maksud dari profesional itu adalah sosok ahli
yang benar terampil dalam bidangnya masing-masing
sehingga ia sanggup melakukan inovasi & kreatifitas
secara berkesinambungan dari waktu ke waktu.

apakah orang yang lalai & malas dikatakan profesional !?
mungkinkah profesional ini orang yang mudah putus asa !?
atau orang yang miskin ide & plagiat adalah profesional !?
sedangkan prestasi itu merupakan optimalisasi perjuangan !

untuk itu izinkanlah vanya menyampaikan 'revisibilitas'
terhadap 'debilitas' yang semoga saja tidak terus berlanjut
lantaran terbiasa membudayakan 'acting' ketimbang 'action'
sehingga kata 'profesional' itu hanya sebutan belaka !?

bersama ilmu 'radio broadcasting & public speaking'
yang kami dapati dari al mukarom buya dive rahimakallah,
terdapat metodologi yang dijadikan syarat utama
sebelum kami mempelajari ilmu pilihan tersebut.

sungguh bersama ideasi itu akhirnya kami menyadari
bahwa ia sebenarnya juga merupakan keharusan
bagi setiap profesi yang terbentuk di dunia ini
terutama jika pelakunya menghendaki ridha allah ta'ala !

untuk itu pahami--laksanakan--serta amalkanlah rahasia ini
semoga ia memberhasilkan kita menjadi profesional mukmin.
adapun syarat (mutlak) sebelum pembelajaran kami lakukan
membenahi diri dengan mengokohkan 5 pilar utama, yakni;

(1). mentalitas (keimanan) yang teruji,
(2). kecintaan (lillahi ta'ala),
(3). bersemangat (totalitas),
(4). iqra (pembelajaran), dan
(5). sharing (sedekah atau berbagi).


subhanallah, sungguh keberadaan 5 (lima) pilar tersebut
insyaallah seiring & sejalan dengan ketentuan syariat islam
yang kemudian atas izin allah memberhasilkan pemiliknya
dalam mengelola profesionalisme & menjemput ridha allah.

apabila m.e.n.t.a.l.i.t.a.s. (keimanan) diri senantiasa teruji
dimana ia sami'na wa atha'na kepada allah dan rasul-nya,
sedangkan ia pun telah memilih profesi yang thayyib
serta d.i.c.i.n.t.a.i. karena allah subhanahu wa ta'ala.

bukankah jika kamu mengerjakan sesuatu yang dicintai,
kendati ia mungkin akan merugikan materi, tenaga & waktumu
tetapi kamu akan tetap melakoninya dengan kesungguhan !?
sebab kamu mencintanya & tidak merasakan adanya beban !

selanjutnya saksikanlah dari apa yang telah kita korbankan
bersama prinsip jujur--gigih--istiqamah--serta sabar
menghasilkan reward pahala atau sekadar finansial dunia.
masyaallah, insyaallah t.o.t.a.l.i.t.a.s. merupakan keniscayaan.

"dan katakanlah; 'bekerjalah kamu,
maka allah & rasul-nya serta kaum mukmin
akan melihat pekerjaanmu itu,
dan kamu akan dikembalikan kepada allah
yang mengetahui akan perihal ghaib & nyata
lalu diberitakan-nya kepada kamu
apa yang telah kamu kerjakan
'." (at taubah 105).

seorang profesional menjadi 'katak dalam tempurung',
jika ia puas dengan prestasi yang diraihnya kemarin.
padahal persaingan sudah pasti tidak akan mati
hingga kiamat tiba mengakhiri umur dunia.

perihal apakah yang telah menghalangi seseorang
sehingga ia merasa enggan menambah kualitas diri
sedangkan ia mengaku sebagai seorang profesional
semestinya melakukan prinsip i.q.r.a. dengan istiqamah !?

begitu juga dengan prinsip b.e.r.b.a.g.i. atau sadaqah,
sungguh keberkahan ilmu, harta, maupun prestasi
insyaallah menjadi wujud nyata jika kita bersegera
menyedekahkannya kepada siapa pun yang membutuhkan.

bukankah allah telah berjanji akan menambah nikmat
kepada setiap hamba-nya yang senantiasa bersyukur
di samping keberadaan amal jariah & ilmu yang manfaat
merupakan tabungan pahala yang akan berlangsung abadi !?

sungguh rasul allah yang mulia telah mengajarkan umatnya
untuk senantiasa kreatif, inovatif, serta manfaat bagi orang lain,
di sampaing beliau shallallahu 'alaihi wa sallam juga memerintahkan
agar kita menuntaskan pekerjaan sebelum yang berikutnya.

itulah sebabnya mengapa buya dive memberikan 5 pilar tersebut
yang hendaknya kami sanggupi & tuntaskan terlebih dahulu
sebelum memasuki perkara lain yang lebih mudah daripada itu.
sebab bangunan tanpa pondasi, pasti ia akan runtuh !!!


wallahua'lam bis shawab...






barakallah fikum
wassalamualaikum w.w.
anisya dinov♥
 







n.o.t.e. :

adlibs ini vanya dedikasikan teruntuk
al mukaram buya dive rahimakallah
dimana beliau berpesan kepada kami
agar mengamalkan & membagikannya...